• 11

    Sep

    Arti sebuah hari Raya...

    Tanggal 1 bulan Syawal setiap tahun Hijriah, merupakan hari yang sangat ditunggu oleh umat Islam. Munculnya bulan sabit pada akhir Ramadhan menjelang Maghrib adalah tanda berakhirnya kewajiban seorang muslim untuk berpuasa pada esok harinya. Inilah yang sering kita menyebut hari Raya Idul Fitri atau ada pula yang menyebut hari Lebaran. Secara alamiah hari Idul Fitri diawali dengan terbitnya matahari dan diakhiri dengan terbenam di ufuk barat. Namun secara makna, masing-masing orang boleh dan bebas menafsirkannya. Idul Fitri konon katanya berasal dari kata “Fitrah” yang artinya menurut saya hampir serupa dengan “back to basic”. Sehingga sekali lagi menurut saya saat Idul Fitri itu adalah saat manusia kembali menjadi “manusia”. Apakah selama ini manusia t
  • 28

    Jul

    Sekolah dimana kamu Nak?

    Tahun pelajaran baru telah 2 minggu dimulai. Kesibukan dan kepusingan orang tua untuk “berburu” sekolah seharusnya telah berakhir. “Kesibukan” berikutnya telah menanti : berburu seragam, buku tulis, dan segala keperluan untuk buah hati tercinta. Beberapa orang tua yang bekerja kantoran bahkan sengaja mengajukan cuti untuk mengantar dan menemani sikecil yang sedang mulai memasuki dunia barunya di TK/PAUD, SD bahkan di SMP . Setelah mereka merasa nyaman dan terbiasa, barulah peran itu di gantikan oleh pengasuh atau mandiri. Lain ladang lain belalang, lain orang lain pula nasibnya. Beberapa (mungkin juga banyak) orang tua yang merasa tidak peduli dengan semua itu. Bukan karena tidak sayang dengan si buah hati, namun apa daya keadaan yang memaksa mereka tidak menyekola
  • 14

    May

    Renungan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional

    Bulan Mei ini menjadi bulan yang penuh dengan makna bagi para pendidik, karena pada bulan ini terdapat dua hari penting yang berkaitan dengan dunia anak, dunia pemuda dalam sejarah perkembangan Indonesia. Tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Yang konon menurut buku-buku sejarah, merupakan hari lahir seorang pendobrak dinding kebodohan rakyat Indonesia dengan secercah cahaya melalui pendidikan anak dan generasi muda Indonesia. Tokoh itu adalah Ki Hadjar Dewantara. Diakui ataupun tidak pendidikan memang merupakan jalur utama menuju dermaga kemajuan bangsa. Kemajuan yang diharapkan adalah kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan bangsa. Memang pendidikan menargetkan agar setiap manusia dapat menjadi manusia yang merdeka. Merdeka berarti bebas dari penguasaan. Mungkin
  • 18

    Feb

    Cerdas memanfaatkan situs jejaring sosial

    cerdas memanfaatkan situs jejaring sosial Tulisan ini saya tujukan terutama untuk anak-anakku, remaja Indonesia yang sedang menghadapi berbagai serbuan pengaruh dan efek negatif kemajuan teknologi. Seperti telah kita maklumi bersama bahwa perkembangan teknologi informasi tengah merambah segala penjuru dunia. Dengan segala kemudahan dan inovasi yang dikembangkan, generasi muda angkatan 90-an tengah menghadapi tantangan berupa serbuan berbagai budaya asing tanpa filter apapun melalui internet. Tantangan ini memerlukan sikap dan kekuatan iman yang teguh agar tidak terjerumus dalam kubangan yang justru akan mendatangkan mudlarat yang sangat besar. Seperti kejadian yang baru saja dimunculkan di media televisi, bahwa diduga akibat pemanfaatan situs jejaring sosial beberapa remaja putri Indonesia
  • 30

    Jan

    Mengenali anak (remaja) yang mengalami depresi

    Menurut wikipedia depresi diartikan sebagai suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih. Menurut pendapat pribadi penulis, depresi adalah suatu keadaan dimana satu atau beberapa kejadian yang dialami oleh seseorang yang menyebabkan orang tersebut merasakan kesedihan mendalam, kegalauan hati yang sangat menganggu, dan rasa tidak nyaman yang menyebabkan terganggunya keseimbangan emosional. Mengingat seorang anak (remaja) adalah individu yang tengah berkembang menuju manusia dewasa, tentunya jika mengalami hal ini anak(remaja) masih memerlukan bantuan orang dewasa di sekitarnya untuk menemukan solusi terbaik. Orang dewasa yang seharusnya siap sedia untuk membantu anak (remaja) yang mengalami masalah ini tentu adalah ayah dan/atau ibu. Namun dalam beberapa kasus justru anak (remaja) men
-

Author

Follow Me