• 12

    May

    kemarin, hari ini dan esok..

    Perjalanan hidup setiap orang tentu tak kan pernah sama, mirip mungkin, sejalan dalam sepenggal waktu. Keberagaman perjalanan hidup itu akan memberi makna bahwa setiap orang telah memiliki garis hidup masing-masing, ini tentu menunjukkan bahwa ada kekuatan yang Maha Pengatur yaitu Allah SWT. Ibarat kereta api, masing-masing orang mempunyai jalur rel sendiri-sendiri. Kita berjalan sesuai rel masing-masing, kita bisa berhenti di stasiun yang kita mau, tentu saja dengan konsekuensi waktu tempuh perjalanan hidup akan menyusut untuk menuju ke tujuan akhir kehidupan ini. Di suatu tempat mungkin saja jalur rel kita berlintasan dengan jalur rel orang lain. Inilah seninya hidup, di saat perlintasan tersebut masing-masing orang punya metode dan cara sendiri dalam melaluinya. Ada yang ngotot, dan ma
  • 24

    Apr

    Lebih baik juara umum dari pada sekedar lulus...

    sumber gambar http://www.masjeha.com/wp-content/uploads/2010/03/piala-dunia.jpg Pernahkah anda mendengar nasehat seperti pada judul di atas? Saya yakin hanya sedikit orang yang memberi nasehat seperti itu. Mengapa? Kebanyakan dari orang dewasa memberi nasehat kepada orang muda dengan perbandingan antara baik - buruk, benar - salah, tinggi - rendah dan sebagainya. Seorang guru misalnya memberikan nasehat kepada muridnya dengan, Kalian harus belajar lebih baik lagi agar dapat lulus dari sekolah ini, kalau tidak kalian akan mengalami apa yang dinamakan tidak lulus. Itu adalah satu hal yang sangat menyakitkan, memalukan sekaligus akan menyebabkanmu terhambat untuk meraih cita-citamu. Nasehat tersebut sangat baik tentu saja. Namun jika hal itu dilakukan terus menerus secara tidak
-

Author

Follow Me